Pekerjaan Jalan Rabat Beton Di Desa Parumasan Di duga keluar Dari Perencanaan RAB.

PANDEGLANG – CBB.COM.

Dalam pelaksanaan pekerjaan jalan Rabat Beton Di Desa Parumasan, Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang Prov. Banten di duga keluar dari perencanaan Rencana Anggaran Belanja(RAB) padahal itu, Anggarannya dari Dana Desa, Tahap 1 Di tahun 2023 ini.

Dari hasil pantauan awak media di lokasi terlihat beberapa adanya ke janggalan dalam pelaksanaan pekerja sesuai yang terpangpang dalam papan informasi. Jenis pekerjaan, Rabat Beton, Volume 130 x 3 x 0,18 lokasi kp. Parumasan Barat – Parumasan pasir dengan Pagu Anggaran Rp. 100.929.000,- Sumber Dana Desa, Tahun 2023.

Dari pasangan awal terlihat dalam pengerjaannya itu hanya di ampar batu yang tidak memakai alat atau mesin pemadatan dahulu sebelum di lakukan untuk pengecorannya .

Namun  langsung  ke tumpukan batu – batu. Terlihat sepanjang jalan tersebut tidak memakai hamparan plastik sebelum di cor. Di samping itu bisisting pemasangan sebelum di cor yang di pinggir itu, memakai papan, terlihat papanya pun asal-asalan seperti papan bekas yang di sudah pernah digunakan sebelumnya.

Dari ke janggalan tersebut krew media ini, berupaya untuk menemui pihak TPK pelaksana Yudi, dan Yana, yang diperkirakan dari Desa atau pihak Kades Parumasan.

Namun belum dapat di temui. kemudian upaya lain di dilakukan dihubungi lewat Telp selular dan WhatsApp,nanun  tidak ada respon atau tidak ada yang memberikan komentar atau jawaban.

Namun demikian,  dari salah satu warga Parumasan Anggota Perhimpunan Bantuan Hukum – lembaga Investigasi Negara (PBH – LIN ) Pandeglang, Humaedi, Dia mengatakan;  Hal pelaksanaan pekerjaan tersebut, benar adanya seperti itu pekerjaan di duga asal-asalan ucapnya. Senin (10/04/2023).

Masih menurut Humaedi, saya sangat menyayangkan dengan adanya  Anggaran Dana Desa tahun 2023 untuk di gunakan ke pembangunan fisik. Tetapi di kerjakan asal jadi aja dan juga untuk apa RAB di buat kalau tidak di pakai dan juga untuk apa TPK Desa untuk kegiatan pembangunan Desa di bentuk kalau semuanya harus bermuara hanya di atau oleh kepada desa, ucapnya. 

Bahkan, lanjut Humaedi, yang biasa disebut Umek, Pihak BPD pun sampai tidak mengetahuinya berarti di struktur Desa itu hanya sebuah catatan dan nama saja tutup. Humaedi.

Masih di katakan Umek, dari ke janggalan pelaksana pekerjaan jalan Rabat beton dari Anggaran DD ini, saya berharap kepada pihak terkait segera turun dan menegur pihak Kades , TPK Desa dan pendamping Desa Parumasan, agar Anggaran DD dapat terserap dengan baik tidak terkesan hanya menghambur hamburkan uang Negara saja. pungkas, Humaedi.(Red/isak setiawan).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*