Explore CJBI, Destinasi Wisata Butuh Keterlibatan Serius Pemerintah
Serang – CBB.COM
Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Pemprov Banten, support kegiatan Collaborative Jurnalism Banten Indonesia(CJBI) mengadakan expolre ” penjelajahan” tempat destinasi wisata, Pantai Bagedur dan Desa wisata Sawarna Kabupaten Lebak Prov.Banten, Jum’at-Sabtu (25-26/10-2024).
Sejumlah 24 orang rombongan wartawan/i tergabung di organisasi CJBI yang baru Agustus 2024 lalu mulai terbentuk dan sudah mendapat legalitas resmi diakui secara hukum.
Mengawali gebrakannya mengunjungi dan menjelajahi dua (2) Tempat destinasi wisata Pantai di wilayah Provinsi Banten yakni ; Pantai Bagedur, Desa Sukamanah Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak dan Pantai Wisata Sawarna Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak dalam 2 hari.

Start dari sekretariat CJBI Gedung aspirasi KP3B Curug Kota serang, pukul 08.pagi, mendapat support dari Pemprov.Banten, difasilitasi dengan 2 unit mini bus sarana transportasi. Bahkan Pj.Kadispar Prov.Banten, H.Agus Setiawan, Kabag.Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Adminitrasi Pimpinan Pemprov.Banten, Arif Agus dan Pelayanan hukum dan HAM, menyempatkan waktu berdiskusi menjadi Nara sumber bagi 40 orang perwakilan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pantai Bagedur dan Desa wisata Sawarna, bergabung di Aula salah satu Gedung wisata di Pantai Bagedur Malimping guna mendapatkan beberapa arahan, informasi dan berdiskusi.
Dalam kesempatan itu Ketua Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Prov. Banten, Lili Suheli, di Aula Gedung wisata Bagedur Ds.Sukamanah Malimping Lebak Banten,mengikuti kegiatan singkat arahan dan informasi dari Nara sumber Kadispar dan Pelayanan hukum dan HAM setelah menampung aspirasi dan keluhan pelaku UMKM wisata terkait dengan perijinan usaha dan sertifikasi sejalan dengan Hak Kekayaan Intelektual(HAKI) bagi pelaku usaha di tempat wisata wilayah Prov.Banten.
Usai pengarahan dan paparan yang lebih menekankan upaya pemerintah dan pihak terkait membantu para pelaku UMKM, mudah mendapatkan perizinan yang dibutuhkan maupun sertifikasi HAKI dan merek produk usaha dan label HALAL.
Menurut Ketua Pokdarwis Lili Suheli, Administrasi atau perijinan yang dibutuhkan para pelaku UMKM tersebut selain menjadi pembeda kwalitas, menaikkan nilai jual, dan meningkatkan reputasi, mempermudah promosi serta dapat dikenal secara luas, sehingga para pelaku usaha destinasi wisata akan menerima azas manfaat yang dapat meningkat taraf perenomian masyarakat. Ungkap, Lili. ” Melalui pertemuan ini, kita berharap dapat memenuhi semua apa yang menjadi harapan kita, dapat terwujud” ucap.Lili Suheli.
Siang menjelang sore selepas dari Aula pertemuan, rehat santap siang, berlanjut turun ke bibir pantai Bagedur yang merupakan sebuah objek wisata pantai yang terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, menikmati pesona Samudra Hindia. Gulungan ombak putih menuju bibir pantai berpasir terhampar luas, diserta hembusan angin sejuk.
Puluhan pengunjung dengan serunya basah-basahan diterpa gulungan riak ombak. Sebagaimana gambaran pantai Bagedur yang memiliki hamparan pasir putih membentang luas dengan panjang sekitar 15 kilometer.
Pasir putih dan air laut yang biru akan memanjakan indera penglihatan. Terlebih, Pantai Bagedur merupakan pantai yang landai tanpa karang. Namun perlu hati-hati jika ingin bermain air di kawasan pantai, sebab Pantai Bagedur merupakan deretan pantai selatan dengan ombak yang kuat.

Beberapa dari anggota CJBI menjajaki atraksi motor laut dan naik sado pantai, sebahagian lainnya menyempatkan berpoto ria, berpoto selfie mengabadikan suasana pantai yang sangat indah luas selepas mata memandang. Selain itu berbelanja jajanan dan keperluan lain dan menikmati kopi dan minuman ringan segar pantai.
Tak terasa waktu mengingatkan sudah harus mengakhiri keseruan di pantai Bagedur harus kembali melanjutkan perjalanan tujuan destinasi Desa Sawarna Bayah.
Keceriaan expolore wisata itu sangat menyenangkan memberi kesan tersendiri bagi semua setiap pengunjung.
Satu hal yang patut menjadi kesan tersendiri, bagi pengunjung yang datang menikmati suasana pantai indah Bagedur itu tidak perlu kwatir harus merogoh kocek dalam-dalam, untuk memenuhi kebutuhan dipantai karena harga sangat relatif terjangkau, pelaku usaha disana menarif semua harga normal. Hanya saja pemerintah dan pihak terkait lain diharapkan perlu lebih serius lagi meningkatkan pembangunan menarik minat berwisata di pantai Bagedur.
Menjelang sore sekira pukul 15.30 wib rombongan CJBI meninggalkan pantai Bagedur Malimping menuju destinasi wisata Desa Sawarna, Bayah Lebak. Butuh waktu tempuh 3 jam lebih. Jalanan kondisi baik sebahagian sudah beton dan hotmix kondisi mulus. sepanjang jalan malingping bayah inilah terdapat banyak pantai-pantai yang menarik diataranya pantai bagedur, pantai cihara, pantai cibobos dan lainnya.
Sepanjang ruas jalan Malimping-Bayah pengalaman perjalanan menjelang malam hari harus hati-hati karena minim lampu penerangan jalan. banyak tikungan tajam berbalas kiri-kanan, turunan curam dan tanjakan terjal, ukuran lebar jalan kurang memadai untuk ukuran mobil bis. Bahkan mobil mini bis harus mengurangi kecepatan, minimum setiap berpapasan dengan mobil berlawanan arah. Kurang lebih 10 -15 km dari malimping – Bayah jalan sempit dan minim lampu penerangan harus berhati hati.
kondisi ini patut menjadi perhatian serius pihak terkait menambah lebar jalan dan memasang penerangan jalan upaya meningkatkan minat kunjungan wisatawan.
Selepas magrib Rombongan CJBI tiba di Desa wisata Sawarna. tampak sekitar minim kantong parkir kendaraan roda 4. Salah seorang dari pengelola Wisata Pantai Sawarna dan Ketua Pokdarwis Lili Suheli, menjadi pemandu kehadiran rombongan CJBI.
Lili, mengarahkan kami menempati Home stay (rumah tinggal) untuk ber-istirahat mempersiapkan segala kebutuhan,santap malam, dan kamar ber istirahat sembari banyak menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui selama berada di Desa wisata sawarna dalam melakukan kegiatan explore wisata desa sawarna pantai selatan Lebak Banten.

Di Pantai Ciantir
Pagi kami (CJBI) sudah bangun sekira pukul 06 wib, menghadapi sajian minuman kopi hangat dan makanan ringan kecil yang disediakan pemilik rumah sewa persiapan kami menuju pantai Ciantir yang hanya 150 meter dari tempat kami menginap.
Di Pantai Ciantir dengan hamparan pasir putih yang paling panjang. Pantai ini menjadi lokasi terbaik bagi yang gemar berselancar karena ombaknya yang cocok ,aman untuk berenang dan telah memiliki menara pantau.Pantai berada di desa Sawarna kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Desa wisata yang sedang naik daun di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara, Sawarna memiliki daya tarik karena banyak aneka ragam wisata.
Selain memiliki banyak pantai yang indah, juga karena lokasinya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua sampai ke bibir pantai pemandangan alam yang indah yang meliputi pegunungan, goa-goa, sungai, dan pantai dengan pasir putihnya. Kawasan Pantai Sawarna dimulai dari Pantai Pulo Manuk Sampai Pantai Karang Taraje.
Informasi Sawarna ditengah rombongan CJBI menyantap nasi goreng dan kopi serta minuman segar khas pantai Ciantir, warga setempat menjelaskan secara lengkap dimulai dari sejarah sampai dengan penginapan di Sawarna, informasi yang cukup penting, terlebih untuk yang akan merencanakan liburan tempat wisata ini.
Diperjelas, Pantai di Sawarna dengan hamparan pasir putih terpanjang, ombak yang besar cocok untuk olahraga selancar (surfing), aman untuk berenang karena sudah ada penanda daerah yang berbahaya dan daerah mana yang aman untuk berenang, juga di pantai ini sudah ada tower pemantau dari tim life guard yang siap mengarahkan, memantau serta menyelamatkan. Pasirnya yang putih yang terhampar luas menjadi ciri khas pantai ini. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan seperti berenang, bermain pasir, berjemur, olahraga pantai dan lain lain.
Puas menikmati suasana pantai Ciantir, kami dipertemukan dengan Kepala desa (Kades) Sawarna, Iwa Sungkawa,S Pd, di Kantor Badan usaha milik desa (Bumdes)Desa Sawarna didampingi Jetri Andarka,Ketua Bumdes dan Lili Suheli mewakili pelaku usaha UMKM pantai Ciantir. Sabtu(26/10-2024).
Dalam pertemuan dengan tim CJBI, Iwa Sungkawa, menjelaskan bahwa kondisi pengelolaan wisata Sawarna dalam upaya menarik minat wisatawan berkunjung menikmati liburan berwisata, berharap Pemerintah Pusat,Provinsi dan Kabupaten, maupun pihak terkait lainnya, terlibat serius, duduk bareng berdiskusi menemukan solusi bekerjasama dalam upaya pengembangan wisata membenahi fasilitas yang belum memadai mulai dari ruas jalan yang masih belum dapat dilalui bis dan minimnya penerangan jalan dan pembinaan para pelaku usaha wisata. Jelasnya.
Pada kesempatan itu Ketua
Bumdes Desa Sawarna, Jetri Andarka, dan Ketua Pokdarwis Lili Suheli, mengaku kondisi wisata di Pantai Sawarna, saat Covid-19, dan berakhir Covid dalam kurun setahun belakangan ini kondisi wisata baru mulai menggeliat namun demikian capaian target kontribusi untuk pendapatan daerah(PAD) dapat kami penuhi. Kata Jetri.” Setelah usai covid 19 itu baru setahun berjalan capaian target dapat kami penuhi, bahkan surplus, tetapi sebagai aut put atau reward perhatian pemerintah kepada kami tidak sesuai harapan”. Ucap.Jetri.
Namun demikian kata Jetri, upaya kami mengelola wisata disini mendapat penghargaan atas kerja keras semua pihak yang terlibat termasuk stake holder di Desa Sawarna.terangnya.
Jetri, mengaku atas kerjakeras dari semua pihak, kami memperoleh penilaian Juara 1 Lomba Desa Wisata tingkat Nasional, kemudian Juara ke 2 penilaian Ketua Bumdes Inovatif tingkat Nasional. Penyerahan piagam tersebut dilakukan di Bali. tandas Jetri.
Mengawali pertemuan Ketua CJBI Martin Famati Ndruru, menjelaskan; Bahwa kehadiran tim di dua tempat destinasi wisata(Bagedur dan Sawarna) adalah program perdana organisasi CJBI dalam Explore Wisata Pantai selatan Banten, mulai Jum’at 25-26/10-2024 bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM Pantai Bagedur Malingping dan Pantai Sawarna Kecamatan Bayah, menjembatani para pelaku UMKM mengurus dan memperoleh sertifikasi HAKI dan ijin dagang dari Kemenkumham,” ungkap Martin.” Kehadiran kami kesini terkait dengan program kami yang jauh hari telah kami diskusikan dengan pemprov Banten melalui Dinas prawisata dan ternyata mendapat sambutan positif”. tutur Martin.
Selanjutnya Ketua Pokdarwis Prov.Banten, Lili Suheli dalam pertemuan itu, mengucapkan rasa terimakasih kepada CJBI yang telah peduli dengan para pelaku UMKM di Kabupaten Lebak dalam upaya meningkatkan taraf hidup melalui UMKM.” Secara pribadi maupun pelaku usaha wisata Sawarna mengucapkan banyak terimasih atas kepedulian CJBI dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi para pelaku UMKM disini yang nantinya mendapat azas mamfaat meningkatkan perekonomian yang dapat dinikmati oleh masyarakat Desa sawarna secara umum”. pungkas Lili Suheli.

Akhir explore CJBI terasa singkat jika menuruti kehendak hati ingin berlama lama menikmati suasa lingkungan wisata Sawarna merasakan keramah tamahan warga, nyaman nginep dirumah warga, tidak perlu mengeluarkan kocek besar semua harga normal terjangkau kebutuhan wisatawan dan indahnya suasana bibir pantai Ciantir yang mampu menawan hati. Ternyata waktu jualah yang harus berpisah kembali ke tempat ber aktifitas.
Meninggalkan desa wisata dibekali oleh oleh khas pisang Sale Sawarna yang terkenal lezat gurih manis rasanya, masing masing personal CJBI membawanya pulang oleh-oleh untuk keluarga.(M.M).

Leave a Reply