Pelita Prabu Banten Akan Laporkan Dugaan Kasus Siswa Fiktif Di SD Kasih Bangsa

Tangerang – CBB.COM

Mengikuti pemberitaan salah satu media online bahwa Sekolah Dasar (SD) Kasih Bangsa yang beralamat di Villa Tomang Baru Blok 3 No.11-14 Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, diduga kuat melakukan praktik manipulasi data dari jumlah siswa, dapat diduga hal itu dimaksudkan untuk mendapatkan kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran (TA) 2023 dan TA 2024 melebihi dari jumlah atau data siswa-siswi yang sebenarnya.

Hal itu diperkuat atau diperjelas oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Penulis Aktivis dan Pewarta (DPW) Pelita Prabu Provinsi Banten, Ramlan Bonar Alamsan Simamora, atau biasa sebut namanya Rambo, kepada wartawan, Senin (03/02/2025) kembali mengungkapkan dugaan kuat pihak sekolah SD Kasih Bangsa Tangerang melakukan manipulasi jumlah siswa-siswinya.

Menurut Rambo, berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh pihaknya, membeberkan; Data yang diperoleh dari laporan penggunaan Dana BOS untuk SD pada TA 2023 Tahap 1 yang diterima sebesar Rp.90.011.600,- dengan jumlah siswa sebanyak 99 orang. Hal itu sesuai data Kepmendikbutristek No : 3/P/2023.

Kemudian, Rambo menjelaskan sesuai Kepmendikbutristek No : 462/P/2023, untuk dana BOS TA 2024 sebesar Rp.88.270.000,- dengan jumlah siswa sebanyak 97 orang.

Menurut Rambo, sesuai aturan, besaran dana BOS untuk SD Kasih Bangsa diberikan sesuai jumlah siswa, dengan besaran Rp 900.000,-/siswa. Akan tetapi anehnya, jumlah siswa SD Kasih Bangsa tidak jelas. Apakah mengacu pada Dapodik atau di kondisi real lapangan(di sekolah) yang hanya kurang lebih dari 40 orang siswa-siswi yang belajar di sekolah tersebut.

“Ternyata jumlah siswa SD Kasih Bangsa tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Diduga ada perbedaan jumlah siswa yang signifikan antara yang ada di lampiran Kepmendikbutristek dan data Dapodik serta yang ada di ruang kelas pada saat proses kegiatan belajar mengajar di sekolah?. Kemana Pengawas Dinas Pendidikan, Inspektorat Kabupaten Tangerang dan Pengawas Internal Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang kenapa hal itu sampai terjadi,” tanya, Rambo.

Lebih Rambo mengatakan, pihaknya dari DPW Pelita Prabu Provinsi Banten, beberapa hari yang lalu sudah melayangkan surat kepada Kepala SD Kasih Bangsa dan ditembuskan Ke Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kabupaten Tangerang. Namun sampai saat ini belum ada jawaban.

“Kami Dari DPW Pelita Prabu Prov.Banten serius akan mengawal proses dugaan penyimpangan Dana Bos SD Kasih Bangsa Tangerang itu apabila terindikasi di korupsi maka kami akan laporkan hal tersebut ke inspektorat sebagai pihak yang berwenang atas penghitungan anggaran yang ter-serap”. Tegasnya.

Lebih tegas Rambo mengatakan, apabila inspektorat Kabupaten Tangerang tidak merespon dengan cepat, maka kami akan bawa hal tersebut ke badan pemeriksa keuangan (BPK) agar ter audit secara teliti dan maksimal. Apabila ada indikasi oknum yang bermain maka kami akan melaporkan oknum tersebut agar di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku di negara republik indonesia “.ungkapnya.

Perlu diketahui sampai berita ini di running kembali (diterbitkan), Kepala SD Kasih Bangsa Kabupaten Tangerang, belum berhasil dikonfirmasi wartawan terkait dugaan adanya manipulasi data siswa yang dapat merugikan keuangan negara.(Cep).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*