Serang – CBB.COM
Diperkirakan kurang lebih 100 meter panjangnya pagar tembok Sekolah Menengah Pertama Negeri 1(SMPN1) Lebakwangi, Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Serang-Banten
roboh rata dengan tanah akibat tertimpa pohon besar yang tidak jauh dari area sekolah tersebut.
Menurut informasi dari warga sekitar, saat turun hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon yang dekat dengan pagar tembok sekolah tumbang dan menimpa roboh pagar tembok sekolah.
Peristiwa terjadi perkiraan sekira pukul 07 wib pagi hari Minggu (09/11-2025)setahu bagaimana saat hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon besar yang tidak jauh pagar sekolah tersebut mendadak ambruk menimpa pagar tembok sekolah. tutur, Matin, penjaga sekolah.
Demikian juga, Rifkilah, Ketua Komite sekolah menjelaskan, saat itu kondisi sedang hujan deras dan ada angin kencang, pohon tua berukuran besar dekat sekolah itu tiba-tiba ambruk dan langsung menimpa pagar tembok sekolah mengakibatkan ambruk ketanah.jelas Rifkilah.
Dia mengaku,mengetahui benar kondisi pagar sekolah yang ambruk, Sebab tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah itu.
” Saya dan penjaga sekolah yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi, langsung mengecek kesekolah ternyata pagar sekolah rusak dan roboh kurang lebih panjangnya 100 meter”.ucapnya.
Ditambahkan Ketua komite sekolah itu, posisi tembok pagar rusak(roboh) itu, berada di belakang sekolah, oleh karena itu apabila tidak segera diperbaiki, khawatir rawan terhadap keamanan sekolah dan anak-anak sekolah. katanya.
Mengantisipasi hal tersebut kata Rifkilah, setelah konsultasi dengan pihak terkait, Komite sekolah mengundang para orangtua/wali siswa untuk mengadakan musyawarah mufakat bagaimana upaya agar kerusakan pagar sekolah dapat tertanggulangi secepatnya demi kenyamanan sekolah dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar berjalan kondusif.
” Kami mengundang para orangtua/wali siswa untuk bersedia secara sukarela berpartisipasi agar kondisi pagar yang roboh itu bisa secepatnya di perbaiki karena kondisinya sudah termasuk emergency atau skala yang harus diprioritaskan untuk secepatnya ditanggulangi.terang Rifkilah.
Diakui Ketua Komite Sekolah Rabu(19/11-2025) para orangtua/wali siswa memenuhi undangan rapat komite dan mengasilkan kesepakatan bersama diadakan sumbangan sukarela secara spontanitas dari orangtua/wali siswa yang sifat nya tidak wajib dan tidak mengikat.imbuhnya.
“Alhamdulilah hampir semua wali murid yang hadir prihatin dan meresponnya dengan baik, sehingga secara sukarela dan spontanitas pada menyumbang, ada Rp.10.000 (sepuluh ribu) sampai ada yang iklas memberi Rp.100.000 (seratus ribu)”. beber, Rifkilah.

Sementara itu Sardani, salah seorang wali murid kelas 9 mengaku; kami siap membantu menyumbang untuk memperbaiki pagar tembok sekolah yang roboh tertimpa pohon itu, hanya nggak bisa besar paling menyumbang alakadarnya saja yg penting saya dan orangtua lainnya iklas menyumbangnya.katanya.
Hilman SPd, mewakili SMPN1 Lebakwangi, menjelaskan, tadi pagi (19/11) sampai selesai komite mengundang wali murid untuk musyawarah membahas kondisi pagar tembok yang ambruk tertimpa pohon, alhamdulillah berjalan lancar sampai selesai. Ternyata respon para orangtua siswa yang hadir sangat baik masing ada yang menyumbang antara 10 ribu sampai ada yang 100 ribu rupiah. ” Namun kalau diakumulasi atau dihitung dana yang terkumpul saat itu, masih jauh dari cukup untuk membangun pagar tembok sekolah yang rusak. Untuk itu nanti akan kami minta arahan dan petunjuk kepada pihak terkait termasuk ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang untuk mencari solusi secepatnya pagar sekolah diperbaiki kembali sepenuhnya”. Harapnya.(M.M).

Leave a Reply