*LBH-KKPMP Mawil Banten Segera Evaluasi Struktur Kepengurusan*
CBB.COM_CILEGON, BANTEN
Dalam proses pengembangan organisasi yang dinamis, struktur organisasi menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan strategi dan program kerja dapat berjalan secara efektif. Prinsip bahwa “struktur organisasi harus mengikuti strategi” menjadi landasan penting agar organisasi memiliki sistem kerja yang fleksibel, terarah, serta mampu menjawab berbagai dinamika di lapangan.
Prinsip tersebut juga menjadi perhatian Ketua Lembaga Bantuan Hukum Kesatuan Komando Pembela Merah Putih Markas Wilayah Provinsi Banten (LBH-KKPMP MAWIL BANTEN), Ahmad Rosidin, CPL. Ia menegaskan pentingnya penataan kembali struktur organisasi agar seluruh perangkat kepengurusan dapat bekerja sesuai fungsi, kewenangan, serta garis komando yang telah ditetapkan.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Rosidin, CPL, dalam kegiatan diskusi dan koordinasi bersama jajaran pengurus LBH-KKPMP MAWIL BANTEN serta perwakilan Markas Besar, Sekjen Jajat Sudrajat, S.Sos., yang berlangsung di Sekretariat LBH-KKPMP MAWIL BANTEN, Link. Sambilawang RT 002/RW 003, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (31/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Rosidin didampingi langsung oleh Ketua KKPMP MAWIL BANTEN, Jeri Kaspor.
Ahmad Rosidin menegaskan bahwa seluruh gerak langkah, kebijakan, serta kewenangan organisasi di tingkat provinsi harus berjalan sesuai garis komando dan ketentuan organisasi. Menurutnya, penegakan struktur hierarki diperlukan untuk menciptakan ketertiban administrasi, kejelasan kewenangan, serta efektivitas pelaksanaan program kerja.

“Kami memberikan teguran keras sekaligus melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi. Saat ini kepengurusan di tingkat provinsi menjadi fokus perhatian serius kami. Kami bergerak cepat melakukan pembenahan struktur, terutama pada LBH-KKPMP MAWIL BANTEN yang selama kurang lebih satu tahun terakhir dinilai kurang responsif terhadap kegiatan organisasi,” tegas Rosidin.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari respons organisasi terhadap dinamika internal yang berdampak pada lambatnya kinerja kepengurusan selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, evaluasi tidak dimaksudkan semata-mata sebagai pergantian personel, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kembali sistem organisasi agar setiap pengurus memahami tugas, fungsi, tanggung jawab, dan kewenangannya.
“Khusus untuk LBH-KKPMP MAWIL BANTEN, kami segera melakukan evaluasi struktur sekaligus perombakan apabila diperlukan. Langkah ini penting agar roda organisasi tetap berjalan normal, sembari dilakukan penyempurnaan terhadap struktur kepengurusan yang baru,” jelas Rosidin.
Selain evaluasi struktur, LBH-KKPMP MAWIL BANTEN juga akan mendorong pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi. RAKERWIL dinilai penting untuk menyusun kembali arah program kerja, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta memastikan agenda organisasi di wilayah Provinsi Banten dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
“Evaluasi struktur dan pelaksanaan RAKERWIL sangat penting untuk menjaga marwah organisasi sekaligus menjamin keberlanjutan program kerja di Provinsi Banten. Kami ingin seluruh perangkat organisasi dapat bekerja secara profesional, terarah, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, LBH-KKPMP MAWIL BANTEN akan melakukan evaluasi secara menyeluruh serta pembinaan secara intensif terhadap jajaran kepengurusan. Langkah tersebut dilakukan agar kepengurusan definitif dapat segera terbentuk dan organisasi kembali memiliki ritme kerja yang optimal.
Ahmad Rosidin menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan struktur, tetapi juga oleh sejauh mana struktur tersebut mampu mendukung strategi dan tujuan organisasi.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus dan konstituen di tingkat kota maupun kabupaten untuk memahami garis koordinasi organisasi, menjaga soliditas, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap aktivitas.
“Kami mengimbau seluruh konstituen di daerah, baik kota maupun kabupaten, untuk tetap solid, menjaga marwah organisasi, serta menjunjung tinggi profesionalisme. Perbedaan dinamika di internal harus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, bukan menjadi penghambat jalannya organisasi,” pungkas Rosidin.
Dengan evaluasi struktur, konsolidasi, pembinaan, serta rencana pelaksanaan RAKERWIL tersebut, LBH-KKPMP MAWIL BANTEN diharapkan mampu memperkuat kembali sistem organisasi dan meningkatkan responsivitas dalam menjalankan program serta agenda organisasi di wilayah Provinsi Banten.(Red_YS)
Editor_Hambali

Leave a Reply