Hasil Audensi PPDB 2024 Warga Pasar Kemis Dengan  SMAN 24 Tangerang Akan Berlanjut  Ke Dindikbud Prov.Banten.

Tangerang – CBB.COM

Puluhan  Tokoh masyarakat Pasar Kemis, Tangerang didampingi aparat keamanan dari unsur TNI/Polri, mewakili para orangtua calon siswa yang gagal seleksi PPDB 2024 Tangerang, melakukan pertemuan dengan pihak SMAN 24 Tangerang, Pondok Permai, Jl.Arwana Raya ,Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang-Banten.

Pertemuan  antara Pihak sekolah SMAN 24 Tangerang dengan  Tokoh Masyarakat  Warga kecamatan Pasar Kemis tersebut adalah guna menyampaikan aspirasi agar calon siswa yang gagal masuk sekolah lewat proses PPDB online dapat diakomodir pihak sekolah dengan mengajukannya kepihak terkait.

Sebagaiman diketahui SMAN 24 Tangerang, tahun ajaran 2024/2025 hanya dapat menerima 10 kelas yang seharusnya 12 kelas, ada dua kelas ruang belajar terpaksa di non-aktifkan(kosong tidak digunakan) disebabkan kekurangan guru pengajar.

Kepala sekolah SMAN 24 Tangerang Suryadi Didik Prayitno S.Pd mengaku saat ini ruang rombongan belajar (rombel) disekolah kami hanya terpakai 10 kelas dari 12 kelas rombel yang ada.  Hal itu disebabkan kekurangan guru pengajar. terangnya.

” Adapun hal itu terjadi karena kurangnya tenaga guru pengajar dikarenakan ada beberapa Guru sudah  yang pensiun dan ada yang sudah meninggal dunia, kondisi ini, kami sudah melaporkan dan memohon kepada Pemerintah khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Kementrian pendidikan Budaya Ristek dan Teknologi untuk mengambil kebijakan. Kemudian  audensi hari ini dengan elemen kemasyarakatan, terutama Tokoh masyarakat dan Ketua Rw sekecamatan Pasar kemis menjadi point yang sangat penting yang harus direalisasikan  segera mungkin  oleh pihak terkait dan Pemprov Banten dan Pusat” tegas Didik

Pada suasana audensi itu, H Muklisin SH atau lebih akrab dipanggil H Arya seorang Tokoh masyarakat menuturkan ; Hasil notulen Audensi dan dialog dengan Kepsek dan jajaran SMAN 24 Tngerang, kami Tokoh masyarakat, Ketua RW Sekecamatan Pasar Kemis  mengawal dan akan bersurat kepada PJ Gubernur Al Muktabar dan kepada H Tabrani, Kepala Dinas Provinsi Banten untuk menanggapi dan merespon dibukanya 2 kelas rombel dan penambahan guru pengajar agar kegiatan belajar dan mengajar bisa maksimal”.ujarnya.

Ditnambahkan ; selain itu kami juga akan menyampaikan untuk dibangunnya atau penambahan gedung sekolah baru untuk SMAN atau SMKN diwilayah kami khususnya Kecamatan Pasar Kemis, karena faktanya sekolah mengengah atas masih kurangnya sarana pendukung SMAN dan SMKN, setiap tahun jika PPDB selalu saja Masyarakat Kami mengalami kesulitan untuk anak-anak kami masuk di sekolah negeri, apa lagi yang ekonominya rendah atau pas-pasan  tidak dan mendapatkan bantuan  Pemerintah, apabila gagal anaknya masuk sekolah negeri mereka kebingungan untuk memasukan anaknya ke sekolah swasta karena terkendala soal biaya sekolah. tandasnya.

” Sunggung miris dikarenakan keterbatasan penghasilan dan tidak punya biaya kesekolah Swasta maka calon generasi bangsa kitai hanya terbatas pendidikannya, sehingga tidak sesuai program pemerintah dalam rangka” Mencerdaskan anak bangsa”. urainya.

Ditambahkan Totok Setiyo Santoso Korlap Forum RW; Bahwa Pemrov Banten khususnya Dinas Pendidikan dan Pj Gubernur harus merespon dan langsung cepat menanggapi setiap aspirasi dan permohonan kami aktifis yang mewakili keluh kesah masyarakat Pasar Kemis.tegasnya

” Kami Minta Kepada Pj Gubernur Al Muktabar dan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Banten H. Tabrani agar segera merespon surat permohonan kami  warga dan masyarakat di Kecamatan Pasar Kemis agar Pendidikan di Negara  kita ini tidak cidera oleh ketidak perdulian”.pungkasnya.
(RBA.S).

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*