Kecamatan Ciruas Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Rancang Pembangunan Jangka Pendek Partisipatif Masyarakat Untuk Masa Depan

Serang – CBB.COM

Pemerintah Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Senin (02/02/2026), menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Untuk Tahun 2027 di Aula Kantor Kecamatan Ciruas.

Musrenbang ini diikuti oleh perwakilan dari 15 Desa se-Kecamatan Ciruas, yang meliputi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, LPM, Karang Taruna, unsur Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Kelompok masyarakat, serta forum Kemasyarakatan lainnya.

Kegiatan Musrenbang untuk Tahun 2027 difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dan sektor pertanian, serta penanganan banjir di wilayah Ciruas yang selama ini menjadi persoalan utama masyarakat. Salah satu solusi prioritas yang dibahas adalah pembangunan tanggul Sungai Cigelam untuk mengurangi risiko banjir yang kerap berdampak pada lahan pertanian dan pemukiman warga.
Camat Ciruas, Yuli Saputra, S.TP., MM, dalam paparannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dalam menentukan arah pembangunan wilayah.
“Musrenbang tingkat Kecamatan adalah wadah partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Melalui forum ini, kita membuka ruang dialog antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, unsur pertanian, kesehatan, pendidikan, dan masyarakat untuk menyampaikan usulan prioritas,” jelas Yuli Saputra.

Camat yang baru bertugas di Ciruas ini, menegaskan; bahwa Musrenbang ini merupakan penjabaran dari setiap usulan dari masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan rencana kerja pemerintah daerah. Oleh karena itu, fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan dan pertanian dan penanggulangan banjir menjadi perhatian utama, termasuk pembangunan irigasi, drainase pertanian, dan sarana pendukung produktivitas petani. Selain itu, penanganan banjir di seluruh wilayah dan penataan ruang kota di Ciruas(taman alun alun disamping puskesmas) penataan para pedagang harus dilakukan secara serius melalui pembangunan partisipatif agar aktivitas warga tidak terus terdampak”.ujarnya.

Menurut Yuli Saputra, berbagai usulan desa yang masuk dalam Musrenbang ini antara lain penguatan sektor pertanian, pencegahan dan penanggulangan banjir, pembangunan tanggul Sungai Cigelam, peningkatan infrastruktur pertanian, pengelolaan sampah, Penerangan jalan umum(PJU) bidang kesehatan masyarakat serta peningkatan pelayanan dasar masyarakat.
“Musrenbang Ciruas ini bertujuan mewujudkan sinergitas antara usulan masyarakat dengan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan, sehingga kebutuhan prioritas kecamatan benar-benar terakomodasi,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Camat Ciruas menegaskan bahwa seluruh hasil Musrenbang tingkat kecamatan yang digelar tahun 2026 akan diusulkan kepada pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat sehingga di tahun 2027 nanti dapat terealisasi dengan baik. ucapnya.

“Insyaallah, dengan fokus pada ketahanan pangan, pertanian, tata ruang kota penataan pedagang dan penanganan banjir melalui , usulan Musrenbang Ciruas yang kita gelar di 2026 ini dapat mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. tandasnya.(M.M).

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*