Ketua DPW PelitaPrabu Prov.Banten Kutuk Keras Penyerangan Anggota LMPI Yang Melakukan Aksi Damai Oleh Sekelompok Massa
Banten – CBB.COM
Ramlan Bonar Alamsan Simamora Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PelitaPrabu, Provinsi Banten yang biasa dipangil Rambo, mengutuk keras tindakan penyerangan yang dilakukan sekelompok orang yang tidak dikenal terhadap massa Ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI)Way Kanan Lampung yang sedang mengadakan aksi damai di Tugu Simpang Empat Negeri Baru,Kecamatan Umpu Semenguk,Kabupaten Way Kanan lampung, Kamis (08/08-2024) mengkibatkan salah seorang diantara anggota LMPI yang bernama Suseno, mengalami luka serius dibeberapa bahagian tubuhnya terluka, diduga diakibatkan terkena sabetan benda tajam. Akibat dari perbuatan yang tidak bertanggung jawab tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
Menyikapi hal tersebut, Rambo yang juga pengurus Ormas LMPI, Prov.Banten, meminta aparat penegak hukum kepolisian Polres Way Kanan Lampung segera menangkap pelaku penyerangan tersebut dan mengusutnya demi tegaknya hukum dan terciptanya situasi yang kondusif dan tidak terulang kembali.tutur Rambo. ” Secara Pribadi maupun kelembagaan PelitaPrabu dan LMPI Prov.Banten sangat menyayangkan bahkan mengutuk keras perbuatan atau tindakan brutal yang tidak manusiawi itu, siapapun pelakunya harus segera ditangkap diperiksa oleh aparat penegak hukum tanpa pandang bulu,untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara republik Indonesia ini”. tegas, Rambo.
Menurut RBA.S, tindakan para penyerangan yang terjadi terhadap aksi damai LMPI Way kanan sebagaimana dilansir media online “jejak informasi.id dan kilasnusantara.id” terbitan Lampung , Sekelompok massa menyerang kelompok massa ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Way Kanan yang sedang melakukan aksi damai di Tugu Simpang Empat Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Lampung, kamis (08/08/2024) pukul 19:47 WIB, pada saat ormas Laskar Merah Putih Indonesia melakukan aksi tersebut, setahu bagaimana dan secara tiba-tiba datang sekelompok orang (massa) membawa senjata tajam menyerang secara membabi buta sehingga menyebabkan anggota Laskar Merah Putih Indonesia Way Kanan Suseno, mengalami luka bacok parah di beberapa titik dibahagian tubuhnya. Korban harus dilarikan ke rumah sakit guna melakukan perawatan intensif.
Diperkirakan setidaknya penyerang yang datang kurang lebih enam (6) mobil, semuanya membawa senjata tajam, mereka datang dan turun dari mobilnya tanpa adanya dialog terlebih dahulu, langsung menyerang anggota LMPI Way Kanan yang sedang melaksanakan aksi damai. Kemudian setelah terjadi penyerangan beberapa anggota LMPI Way Kanan terluka, barulah anggota kepolisian datang untuk melerai, namun sangat disayangkan masa yang datang menyerang seolah tidak mengindahkan anggota polisi yang datang, sehingga aparat kepolisian terpaksa membuang tembakan ke udara beberapa kali guna membubarkan massa yang menyerang anggota LMPI Way Kanan yang sedang melaksanakan aksi damai tersebut.
Ditegaskan Rambo, menyimak kronologis kejadian sebagaimana ditulis di media online Lampung tersebut, dapat diduga keributan atau penyerangan terjadi karena kurangnya pengalawan atau penjagaan pihak aparat keamanan saat berlangsungnya aksi damai ormas LMPI Way Kanan. Terbukti massa yang datang kurang lebih 6 mobil, dengan membawa senjata tajam, begitu turun langsung menyerang dan terjadi keributan mengakibatkan jatuhnya korban luka serius. Situasi yang demikian itu patut diduga lemahnya penjagaan dari pihak aparat keamanan Polres Way Kanan, padahal sebagaimana biasanya LMPI pada setiap kali sebelum kegiatan aksi damai digelar, pihak keamanan sudah mendapat pemberitahuan. tegas Rambo. (M.M).

Leave a Reply