Kronjo Tangerang – CBB.COM
Wisata Pulau Cangkir, di Desa Kronjo Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang. Kini tempat wisata itu semakin ter-rawat dan menarik karena
dikelola oleh Pemuda Karang Taruna setempat.
Pulau wisata ini adalah tempat wisata Religi yang cukup menarik penuh keindahan dengan hamparan luas ditumbuhi berbagai tumbuhan yang didominasi oleh hutan mangrove menjadikan pemandangan cukup menarik perhatian dan minat untuk mengunjunginya. Ucap. Wanda, Pemuda setempat, Minggu (14/04-2024)
Pulau ini dikenal sebagai salah satu tempat yang cocok untuk melakukan perjalanan wisata spritual dan refleksi diri. ungkapnya.
Apabila kamu pergi ke Kabupaten Tangerang, kemudian mengamati bagian pesisir utaranya, bisa menjumpai sebuah pulo yang sangat unik karena bentuknya yang percis menyerupai Cangkir.
Pulau yang disebut Pulau Cangkir itu memiliki luas 4,5 hektar dinamai sesuai dengan bentuknya itu Cangkir. Karena memang bentuknya seperti cangkir(tempat air minum/red).
Mungkin banyak dari kalian yang bertanya wisata apa yang ada pada pulau sekecil ini ?. Sesungguhnya walaupun banyak orang yang mengatakan wisata, tetapi sebenarnya hal yang dilakukan lebih mirip dengan ziarah. Karena di dalamnya terdapat Makam dari salah seorang ulama besar di Banten.
Pulau Cangkir terletak di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, berjarak sekitar 25 Km dari Kota Tangerang atau sekitar 1,5 jam perjalanan.
Dahulunya pulau tersebut merupakan daratan terpisah dari Pulau Jawa sebelum masyarakat membuat jalan penghubung untuk memudahkan para peziarah.
Lintasan tanah yang menjadi jalur penghubung utama tersebut dibuat tahun 1995 dan merupakan hasil swadaya penduduk setempat dengan pengurus situs ziarah.

Pulau cangkir menjadi objek wisata ziarah karena di dalamnya terdapat Maqom Pangeran Jaga Lautan yang bernama asli ; Syekh Waliyuddin, seorang ulama besar yang berasal dari Banten.
Maqom inilah yang menjadikan pulau cangkir sebagai tempat Wisata Religius yang tidak hanya dikenal oleh masyarakat Banten, bahkan seluruh Nusantara.
Di Pulau Cangkir pengunjung tidak hanya dapat berwisata ziarah. Kawasan yang juga kerap disebut dengan nama Pulau Cangkir Kronjo tersebut, memiliki hutan mangrove yang tersebar di sepanjang jalur menuju pulau. (wanda/red).

Leave a Reply