Korban Maling Di ATM 54 Juta Uangnya Raib Berharap Polisi Menangkap Pelaku

Tangerang – CBB.COM

RH (53) wanita paruh baya warga Perum.Nuansa Mekarsari , Ds.Mekarsari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang-Banten, menjadi korban kehilangan uang sebesar 54 juta rupiah lebih yang ada di buku tabungannya ketika dirinya hendak melakukan transaksi “tarik tunai” uang dari tabungannya dengan No.rekening 1550.0004.80593. Pada hari Minggu 03 Desember 2023 lalu.

RH, mengungkapkan kepada media ini , Selasa 12/12-2023 bahwa  dirinya menjadi korban penipuan atau penggelapan yang diduga dilakukan oleh seseorang yang tidak dikenalnya saat akan menarik tunai uangnya disalah satu mesin Anjungan Tunai Mandiri(ATM) disalah satu Swalayan Indomaret Rajawali di Ds.Rajeg Tangerang (03/12-2023).

RH menceritakan Kronologis kejadian yang menimpa dirinya hingga mengalami kerugian kehilangan uangnya sebesar 54 juta rupiah lebih.

Diawali niatnya hari Minggu tgl 03/12-2023, sekira pukul 13.00 wib, untuk mengambil uang tunai sebesar 1juta rupiah dari mesin ATM disalah satu pusat perbelanjaan di daerahnya untuk keperluan keluarganya.

Ketika dia memasukkan kartu ATM nya kedalam mesin ATM, tidak berhasil memproses penarikan uang tunai sebagaimana biasa yang dilakukannya ketika mengambil uang tunai  di ATM dengan menggunakan kartu ATM nya.

Berulang dia mencoba untuk memprosenya namun tidak berhasil. Seketika itu, lanjut RH, seseorang laki-laki yang tidak dikenalnya yang dia kira sudah antri dibelakangnya, menegurnya dan laki-laki tersebut berupaya  mengatasi masalahnya dengan meminta kartu ATMnya untuk mencoba memprosesnya. Namun tetap tidak berhasil. Kemudian lelaki tersebut mengembalikan kartu ATM milik RH.

Tanpa menaruh rasa curiga RH kembali ke rumahnya. Namun  beberapa saat sampai dirumah  pemberitahuan lewat notifikasi SMS selularnya, ” Ada penarikan uangnya berupa transfer ke no rekening orang lain sebanyak 10 kali “. Berarti kemungkinan besar kartu ATM miliknya telah tertukar atau sengaja diganti oleh laki laki tersebut. ungkap RH.

Ke 10  transaksi  antar rekening dan tarik tunai tersebut ; 1. Bank BNI atas nama, Yuni Nurdiani No.rek.1799935142, sebesar 5 juta rupiah. 2. Bank Mandiri, atas nama, Lim Badriah No.rek. 1320027068213, Sebesar 25 juta rupiah. 3. Tarik tunai Bank Mandiri Grand Batavia sebesar 2 juta rupiah sebanyak 3 kali tarik tunai. 4. Tarik tunai Bank Mandiri Grand Batavia senilai 2 juta 5 ratus ribu rupiah, sebanyak 3 kali penarikan uang tunai. 5.Tarik tunai Bank Mandiri Grand Batavia senilai 1 juta rupiah. 6. Merchant transaksi di EDC D2953790 senilai 9 juta 720 ribu rupiah. Dengan demikian kerugian RH berjumlah 54.220.000( Lima puluh empat juta  duaratus duapuluh ribu rupiah).

Mengetahui uangnya telah hilang, RH, memberitahukannya kepada saudaranya  Bonar Ramlan Alamsan Simamora. Kemudian tanpa buang waktu pergi melapor ke Polsek Rajeg, Polres Kota Tangerang Polda Banten dengan harapan pihak kepolisian  dapat secepatnya melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.tutur RH.

RH yang menjadi korban penipuan dan penggelapan itu melaporkan peristiwa  tersebut ke Polsek Rajeg Tangerang dengan Tanda bukti lapor No.TBL/B/146/XII/2023/SPK/ Polsek Rajeg,Polres Kota Tangerang, Polda Banten. Laporan Polisi No.LP/B/146/XII/2023/SPK/Polsek Rajeg/Polres Kota Tangerang,Polda Banten, tgl 03/12-2023.Ketika RH melapor ke Polsek Rajeg, petugas langsung tanggap bergerak lakukan olah TKP  di Indomaret.

Sangat disayangkan, keluh RH, Saat petugas melakukan olah TKP diketahui CCTV di Indomaret sudah tidak berfungsi . ” Ternyata CCTV di Indomaret saat petugas datang olah TKP diketahui sudah 5 hari  tidak  berfungsi sebagaimana dijelaskan oleh pihak Indomaret ke petugas kepolisian. Pihak Indomaret harus bertanggung jawab dalam masalah ini. Karna setiap kejadian gangguan mesin ATM yang ada dalam indomaret, adalah tanggung jawab pihak pengelola indomaret apalagi sampai merugikan pengguna ATM saat melakukan transaksi penarikan uang”. tegas RH.

Selanjutnya RH meminta pihak Bank Mandiri harus bertindak cepat untuk menyelamatkan  uangnya yang di transfer  ke sesama rekening Mandiri  dengan cara tidak bertanggung jawab dan cepat membuka CCTV Mandiri yang ada di Indomaret agar modus pelaku pembobol rekeningnya terungkap dan dapat ditangkap aparat kepolisian. tutur RH.

Sejauh ini menurut RH, laporan kehilangan uangnya ke pihak kepolisian belum membuahkan hasil. ” Saya berharap dan meminta kepada pihak kepolisian agar secapatnya dapat mengungkap modus penipuan dan penggelapan itu dan menangkap pelakunya agar tidak lagi ada korban berikutnya seperti yang saya alami” harap RH.
(tim cbb.com).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*