Pembangunan Jalan “Betonisasi” Di Perumahan BCP 1 Ciruas Dikeluhkan Warga.

Serang – CBB.COM

Pembangunan peningkatan jalan utama/jalan poros di Perumahan Bumi Ciruas Permai 1(BCP1) Ds.Ranjeng Kec.Ciruas Serang-Banten yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, dikeluhkan warga penghuni perumahan, maupun pengguna jalan, lainnya  yang melalui  jalan yang sedang dibangun tersebut.

Menurut beberapa warga Perum BCP1(Rabu 02/08-2023). menerangkan ; Kami bukan keberatan tentang pembangunan infrastruktur jalan di perumahan kami, tetapi masalahnya tentang cara atau tata kelola membangunnya yang kami keluhkan. Soalnya kata warga itu, “sepertinya” pemborong mengabaikan K3( Kenyamanan, Keaman dan Kesehatan terhadap warga sekitar dan pengguna jalan. Jelasnya.

Warga yang tidak bersedia disebut namanya mengutarakan : Secara umum warga perumahan BCP1 merasa kurang nyaman akibat banyak pemasangan portal dan debu pengecoran jalan ngebul pada siang harinya apalagi saat musim kemarau seperti sekarang ini, dapat mengganggu terhadap kesehatan ditambah dengan penyempitan jalan mengakibatkan tersendatnya lalulintas yang menggunakan jalan yang sedang dalam tahap pengerjaan tersebut. imbuhnya.

Ditambahkan warga;  Pengerjaan kontruksi Betonisasi jalan utama Perumahan sudah dimulai pada bulan lalu namun terkesan lamban, kemudian sepertinya pihak kontraktor kurang memperhatikan  Kenyamanan, Keamanan dan Kesehatan baik terhadap pengguna jalan terlebih terhadap warga sekitar perumahan karena banyak debu berserakan/beterbangan kerumah warga. Ungkap warga. “

Kami jelas – jelas merasa terganggu dengan tata kelola pengecoran jalan perumahan, karena pemborong terkesan mengabaikan K3 lingkungan dan kelancaran lalulintas”. ucapnya. ” Kalau siang hari dengan banyaknya kenderaan roda empat maupun roda dua yang melintas berakibat kepulan debu yang sangat mengganggu terhadap mata maupun kesehatan saluran pernapasan. Hal itu sepertinya diabaikan oleh pelaksana kegiatan. Padahal untuk menjaga gangguan kesehatan seharusnya dilakukan upaya penyiraman dengan air agar kepulan debu tidak mengganggu. gumannya.

Dijelaskan ; Pengecoran atau betonisasi jalan perum BCP1Ciruas, diperkirakan Panjang 300 m, Lebar 3 m dan Ketebalan 15 cm, dikerjakan bertahap dengan cara pengecoran separuh jalan mengakibatkan  terganggunya kelancaran lalulintas karena terjadi penyempitan jalan.

Akan tetapi bukan hal itu yang menjadi banyak dikeluhkan. Keluhannya adalah tentang Kesehatan warga  penghuni perumahan akibat dari  debu coran yang ngebul yang dapat berakibat mengganggu kesehatan pada saluran pernapasan warga penghuni perumahan dan pengguna jalan yang melaluinya. Urainya.

Salah seorang Tokoh Masyarakat BCP1, Ngadiono, mewakili warganya yang terdampak dari konsekwensi Pembangunan jalan diperumahannya memberi tangapan senada, (02/08) bahwa umumnya warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas  mengeluhkan kondisi yang berdampak buruk, selain terganggunya kelancaran lalulintas berimbas juga terhadap kesehatan akibat debu dari coran betonisasi jalan yang sedang tahap pengerjaan menunggu kering untuk dapat digunakan. katanya.


“Untuk saat ini kondisinya masih dipasangi beberapa portal belum dapat dilewati kenderaan sehingga terjadi penyempitan jalan yang menyulitkan terhadap pengguna jalan ditambah debunya sangat banyak yang dapat mengganggu kenyamanan dan memungkinkan dapat mengganggu kesehatan pada bahagian saluran pernapasan bagi orang yang tinggal disekitar perumahan dan orabg yabg melintas di areal pengecoran jalan itu” tegas Ngadiono.

Dikatakan Ngadiono , Tokoh masyarakat BCP1Ciruas juga pengusaha sukses, Direktur utama pada PT.Sembada Coal , perusahaan yang bergerak dibidang Batubara, bahwa warga Perumahan BCP1 mengeluhkan banyak debu dari coran beton jalan yang sedang dikerjakan pihak kontraktor. Hal ini menurutnya, disebabkan kurang pengawasan dan perhatian pihak terkait tentang Kenyamanan, Keamanan dan Kesehatan terhadap lingkungan dan pengguna jalan saat berlansungnya pengerjaan sampai dengan selesai.terangnya.

Menyikapi kondisi itu kata Ngadiono, dia sudah mengkomunikasikannya dengan Camat Ciruas guna mengambil langkah kebijakan dan solusi mengatasi keluhan warga. ” Saya sudah menghubungi Camat Ciruas, Camat mengatakan segera akan berkordinasi dengan kepala dinas PU Kabupaten Serang, meminta pihak pelaksana dapat mengatasi keluhan warga.tandasnya.(M.M/Edison).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*