Serang – CBB.COM
Ratusan orang warga termasuk ibu- ibu rumah tangga Kp.Panggang Masjid Ds Kendayakan Kec.Kragilan, Kab Serang Banten menghentikan puluhan mobil truk pengangkut tanah urugan dari galian C di Kp.Curug bonteng dan Kp.Kramat jati yang banyak melewati permukiman warga desa Kendayakan, selasa (24/10-2023).
Warga yang didominasi kaum ibu -ibu rumah tangga dan remaja itu memblokade jalan berdiri ditengah jalan menghentikan setiap mobil truk pengangkut tanah.
Alasan warga menyetop truk, mereka,keberatan dengan banyaknya debu dijalan hingga masuk kerumah yang sangat mengganggu aktifitas warga hingga dapat mengganggu kesehatan terutama anak- anak kecil apalagi saat ini musim kemarau, Serunya. ” Kami resah dan merasa terganggu debu yang beterbangan memasuki rumah kami selain rumah kotor, kami kwatir kesehatan kami juga terganggu”.ucap ibu- ibu.
Kapolsek Kragilan, Kasat intel Polres Serang dan beberapa petugas keamanan lainnya, berupaya meredakan situasi demo warga. Nyaris terjadi kericuhan ketika ada usulan truk yang tertahan dilepas namun galian dihentikan sementara sampai ditemukan solusi kesepakatan antara warga dan pengusaha galian. Namun usulan tersebut ditolak warga dan nyaris terjadi bentrokan.
Hingga berita ini dipublis belum ada kesepakatan. Truk masih tertahan sedang diupayakan pertemuan warga dengan pengusaha galian ditengahi Kades Kendayakan ketua Rt setempat dan petugas kepolisian Polres Serang.(M.M/Edison).

Leave a Reply