*Revitasasi SMAN 2 KOTA SERANG di Sorot: Material, Keselamatan Kerja, dan Tata Kelola Swakelola di minta Terbuka*
CBB.COM_KOTA SERANG
Banten Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SMAN 2 Kota Serang mendapat perhatian setelah dokumentasi lapangan pada 11 Agustus 2026 memperlihatkan sejumlah kondisi yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan terbuka dari pihak sekolah dan pelaksana kegiatan.
Program tersebut berdasarkan papan informasi di lokasi memiliki nilai bantuan sebesar Rp.1.001.743.000,00, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender sejak 2 Juli 2026. Papan informasi menyebutkan pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMAN 2 Kota Serang.
Menurut Ketua LSM PAKSI (Aris Munandar S.Kom) Sorotan bukan ditujukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran negara dan pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, prinsip transparansi, serta standar keselamatan kerja, ujarnya.
MATERIAL SEMEN PERLU DIVERIFIKASI
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ditemukannya material semen bermerek SEMEN MERDEKA di lokasi pekerjaan.
Temuan visual tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa material tersebut tidak sesuai spesifikasi. Namun, hal tersebut perlu diklarifikasi dengan membandingkannya terhadap RAB, RKS, spesifikasi teknis, daftar material, dan dokumen pembelian yang digunakan dalam kegiatan.
Pertanyaan sederhananya adalah: apakah merek dan jenis semen yang digunakan memang sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam dokumen program?
Jika terjadi substitusi material, publik juga berhak mengetahui apakah substitusi tersebut memiliki dasar teknis dan persetujuan yang sah.
Dengan demikian, persoalan yang diminta bukan sekadar soal merek, tetapi kesesuaian antara material yang digunakan di lapangan dengan dokumen perencanaan dan standar mutu yang menjadi acuan pekerjaan.
KESELAMATAN PEKERJA JUGA MENJADI PERHATIAN
Dokumentasi lapangan juga memperlihatkan aktivitas pekerjaan konstruksi dengan pekerja yang tidak terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian serius karena pekerjaan konstruksi memiliki risiko keselamatan kerja.
Pertanyaan yang perlu dijawab adalah apakah pelaksana telah memiliki prosedur keselamatan kerja, menyediakan APD bagi seluruh pekerja, melakukan pengawasan penggunaan APD, serta menunjuk pihak yang bertanggung jawab terhadap keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
Anggaran revitalisasi sekolah bukan hanya harus menghasilkan bangunan yang baik, tetapi juga harus dilaksanakan dengan proses kerja yang aman.
TATA KELOLA SWAKELOLA PERLU DIBUKA
Hal lain yang tidak kalah penting adalah mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Karena kegiatan revitalisasi dilaksanakan melalui mekanisme swakelola, perlu diperjelas tipe swakelola yang digunakan, struktur P2SP, pembagian kewenangan, pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan, serta mekanisme pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangannya.
Termasuk di dalamnya adalah bagaimana keterlibatan unsur sekolah, komite sekolah, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Jika terdapat tenaga swadaya masyarakat atau unsur komite sekolah yang menjadi bagian dari pelaksanaan, publik perlu mengetahui bagaimana mekanisme pelibatannya, siapa yang ditetapkan, bagaimana pembagian tugasnya, serta bagaimana kontribusi tersebut dicatat dan dipertanggungjawabkan.
TRANSPARANSI DOKUMEN MENJADI KUNCI
Untuk menghindari spekulasi dan kesimpulan sepihak, pihak yang berwenang diharapkan dapat membuka dokumen yang relevan untuk dilakukan verifikasi.
Di antaranya :
Dokumen penetapan penerima bantuan;
Dokumen perjanjian bantuan;
SK dan struktur P2SP;
Dokumen penetapan tipe swakelola;
RAB dan spesifikasi teknis;
Gambar dan rencana pekerjaan;
Dokumen pembelian material;
Faktur atau nota pembelian semen dan material lainnya;
Daftar tenaga kerja dan pembayaran upah;
BKU dan dokumen pertanggungjawaban keuangan;
Dokumen pengawasan teknis;
Dokumentasi perkembangan pekerjaan.
Keterbukaan terhadap dokumen tersebut justru menjadi cara paling objektif untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul.
BUKAN MENUDUH, TETAPI MEMINTA JAWABAN
Pihak yang melakukan penelaahan lapangan menegaskan bahwa temuan tersebut belum merupakan kesimpulan adanya pelanggaran atau penyimpangan anggaran.
Seluruh indikasi masih harus diuji dengan dokumen resmi dan keterangan pihak yang bertanggung jawab. Namun demikian, kondisi lapangan tersebut cukup beralasan untuk menjadi dasar dilakukannya audiensi dan klarifikasi terbuka.
Publik berhak mengetahui bahwa dana sebesar lebih dari Rp1 miliar yang bersumber dari APBN benar-benar digunakan sesuai peruntukannya, material yang digunakan memenuhi spesifikasi, pekerja mendapatkan perlindungan keselamatan yang layak, dan seluruh mekanisme pelaksanaan serta pertanggungjawaban kegiatan berjalan sesuai ketentuan.
MENDORONG KLARIFIKASI, BUKAN MENGHAKIMI
Karena itu, pihak terkait didorong memberikan klarifikasi secara terbuka dan berbasis dokumen. Apabila seluruh pelaksanaan ternyata telah sesuai dengan RAB, spesifikasi teknis, ketentuan swakelola, serta tata kelola keuangan yang berlaku, maka klarifikasi tersebut sekaligus dapat menjernihkan informasi dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Sebaliknya, apabila ditemukan ketidaksesuaian, maka diharapkan dilakukan tindakan korektif sedini mungkin, terutama sebelum pekerjaan dinyatakan selesai dan diserahterimakan. Prinsipnya sederhana: uang negara harus transparan, pekerjaan harus sesuai spesifikasi, pekerja harus aman, dan masyarakat harus dapat mengetahui bagaimana program pembangunan sekolah dilaksanakan.
UNTUK KONFIRMASI PIHAK SEKOLAH DAN PELAKSANA
Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala SMAN 2 Kota Serang, P2SP, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 tersebut.
Setiap klarifikasi dan dokumen pendukung yang disampaikan akan menjadi bagian penting dalam memberikan informasi yang berimbang kepada publik. (Red_Tim)

Leave a Reply