Jakarta – CBB.COM
Penulis Ramlan Simamora
Syukuran Doa Bersama, Pelantikan Pengurus Baru Priode 2025 – 2028 dan Doa khusus Pemugaran Tugu Ompu Raja Marbulang Simamora, Minggu 24 Agustus 2025, di Gedung Pencak Silat Taman Mini Indonesia Jakarta Timur, hikmat meriah penuh kegembiraan, keakrab-an keceriaan, kekeluargaan dan persaudaraan yang hangat tanpa terlihat perbedaan satu sama lain.
Rangkaian perhelatan Syukuran Doa bersama dan Pelantikan Kepengurusan itu dimulai pukul 09.00 wib, diawali dengan kegiatan Kerohanian ibadah Minggu pagi dipimpin Pdt.Charles Simamora, bersama St.ST.Simamora, mengambil Thema: Ibarani 13;1″ Peliharalah Kasih Persaudaraan”.

Suasana isi gedung terlihat ramai menjadi pemandangan yang cukup membanggakan dengan busana warna warni teratur. Dihadiri segenap pengurus dan ribuan anggota keluarga besar Raja Marbulang Simamora Debata Raja, Boru dan Ibebere dari seluruh wilayah Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodetabek), tertib mengikuti ibadah siraman rohani Minggu pagi mendamaikan suasana ditengah kekeluargaan persaudaraan, saling melepas kangen antara sesama saudara, melestarikan Budaya Batak Toba sekaligus mendoakan sukses semua mata acara dari mulai pembukaan, Ibadah, Pelantikan Pengurus Baru dan rencana Pemugaran Tugu Raja Marbulang Simamora, bulan Desember 2025 di Bona pasogit (Kampung halaman Dolok Sanggul), dapat terlaksana dengan baik, sesuai harapan.
Usai ibadah, Pelantikan Pengurus baru Priode 2025-2028. Didahului penyampaian Laporan Pertanggung jawaban kolektif pengurus Periode 2022 – 2025 Helderson Simamora.

Regenerasi pergantian kepengurusan secara periodik Helderson Simamora, (Ketua lama) digantikan St. Magasa Tua Simamora, Ketua, Sekretaris . Tohom simamora dan Bendahara
Samudur simamora.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka oleh Paniroi (Penasehat Punguan) kepada Ketua Baru St.Mangasa Tua Simamora.
Dalam kata sambutannya St. Mangasa Tua Simamora, Ketua Priode 2025 – 2028, menyampaikan; Punguan kita ini adalah milik kita bersama, bukan milik sekelompok anggota tertentu atau pengurus, oleh sebab itu, Keberhasilan maju tidaknya perjalanan punguan tidak tergantung pada pengurus atau ketua seorang, namun adalah kerja sama semua pengurus dan dukungan anggota(ruas) tanpa terkecuali , oleh karena itu semua harus benar benar memberi perhatian dengan serius. Jelasnya.

Disisi lain, Ketua Umum Panitia Pemugaran Tugu Raja Marbulang, Kolonel Caj. Charles Simamora menjelaskan, Pemugaran Tugu Raja Marbulang nantinya akan diadakan syukuran Pesta Ulang Tahun Emas pada Desember 2025 nanti.ungkapnya.
Oleh karenanya Charles Simamora, mengingatkan bahwa Tugu bukan sekedar Bangunan fisik, tetapi adalah bukti sejarah dan simbol jati diri dan kehormatan Keturunan Raja Marbulang. Charles Simamora megmialiksemua keturunan Raja Marbulang mendukung penuh. Acara bulan Desember 2025 di Dolok sanggul “Pesta Tugu yang akan kita pestakan bersama yang lebih besar lagi. Ayo kita bersama sama bernjuang. Siapa kita ? Simamora marbulang.Ucapnya.
“Tugu itu milik kita semua pinompar ni Opputta bukan milik satu keluarga atau satu Oppu saja, tetapi sekali lagi “Milik kita bersama”. Maka dari itu semua kita Pomparan Raja Marbulang diharapkan menyambut baik dan serius untuk keberhasilan pemugaran Tugu. Mari kita berpartisipasi turut serta ambil bagian untuk mengwujudkan terlaksana dengan baik. Ujar, Charles
Selanjutnya Ketua PSDBJ Drs. Mansur Simamora menambahkan, keutuhan rasa persatuan kekeluargaan dan persaudaraan ditengah Punguan Simamora Debataraja yang masih menjunjung tinggi pilosifi “Si Sada Anak, Si Sada Boru, Si Sada Ulaon ” jika dibanding dengan beberapa marga lain. ungkap, Mansur Simamora.
” Terus terang saya merasakan bahagia pada setiap moment bertemu dengan Haha Doli Raja Babiat Naingol,St.Haris Simamora dan Haha Doli, Sampetua, Jaman Simamora ,
yang masih menggunakan rasa persaudaraan serta mengedepankan kebersamaan dan saling menghormati,tidak membeda bedakan satu sama lain dalam persaudaraan”. Ucapnya.

Sesi yang menarik acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni adat dan hiburan, diantaranya; Tarian tor-tor Batak, musik dan lagu batak, persembahan lagu penyanyi cilik. tampak seluruh penonton tampak larut terhipnotis mengikuti setiap rangkaian acara yang mengisyaratkan kecintaan pada warisan leluhur menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang kini semakin maju .
Namun Moment yang paling ditunggu seluruh peserta, serasa tidak sabar, deg-deg-an ialah menunggu hasil pengumuman “Hadiah Utama” door prize panitya yang sangat surprice . yaitu, satu unit sepeda motor baru akan didapat salah seorang pememenang yang sudah mengisi data peserta door prize di buku yang ter registrasi panitya.
Pengundian Hadiah utama door prize satu unit sepeda motor berhasil dimenangkan, Tohom Simamora/br Hutajulu, langsung diboyong ke kediaman.
Diakhir kata penutup dari Ketua panitia, Samudur Simamora, meminta kepada seluruh keluarga besar Ompu Raja Marbulang untuk tetap bersatu padu mendukung pembangunan tugu di Tano Pasogit. “Tugu ini akan menjadi simbol persatuan dan kebanggaan kita sebagai keturun
an Raja Marbulang. Mari kita bersama-sama mewujudkan pemugaran Tugu itu kelak terlaksana dengan baik sesuai harapan kita semua ”. Pintanya.
Diakhir rangkaiyan acara semua mengumandangkan lagu ” O Tano Batak” yang bermakna untuk saling mengenal dan mencintai kebudayaan batak dimanapun berada terlebih mencintai Bona pasogit sebagai tanah leluhur yang tetap tidak cintai sepanjang masa.(Ramlan Simamora).


Leave a Reply